Awalnya saya ga tau apasih SURAT KECIL UNTUK TUHAN,siapasih GITTA SESSA WANDA CANTIKA, semua berawal ketika saya sedang buka akun twitternya Dinda Hauw, dia adalah artis remaja yang kebetulan saya suka aktingnya. Waktu saya baca tweetsnya, banyak fans yang mention "Akting kak Dinda di film SKUT bagus banget deh", "kak Dinda,kapan mulai tayang film SKUTnya,udah ga sabar ni", dan mention-mention lain yang berkaitan tentang SKUT, tapi waktu itu saya acuh aja sama semua hal yang berkaitan dengan SKUT itu, saya pikir hanya sinetron biasa.
Kemudian berlanjut pada suatu malam ,beberapa hari yang lalu waktu nonton TV tengah malam, aku liat ada Dinda Hauw, so aku langsung stay tune di saluran TV itu, ternyata Dinda hauw dkk lagi ada introduction film Surat Kecil Untuk Tuhan yang judul programnya "SKUT Behind the Scene",yang isinya mengenai proses pembuatan film SKUT di balik layar,setelah disimak ternyata film itu berisi tentang KISAH NYATA PERJUANGAN SEORANG GADIS BERNAMA GITTA SESSA WANDA CANTIKA MELAWAN KANKER GANAS. Film ini diangkat dari novel karya Agnes Davonar yang judulnya juga sama "Surat Kecil Untuk Tuhan"
 |
| tribute to SKUT by reyzalmysterio |
PENASARAN,itu yang ada di pikiran saya. Pada detik itu juga saya langsung buka opera mobile buat browsing cari informasi sebanyak banyaknya tentang SKUT,dan ternyata bener sudah banyak artikel di internet yang membahas nama Gitta Sessa Wanda Cantika dan Surat Kecil Untuk Tuhan, yaitu sebuah surat kecil untuk Tuhan yang sempat ia tulis tepat di detik detik akhir hidupnya. Dan ada banyak review dari isi novelnya,saat itu juga saya download eNovelnya trus baca sampe subuh,itu belum selesai,sepanjang membaca eNovel SKUT itu saya beneran ga bisa nahan air mata. Ya,saya memang histeris banget,ini beneran, saya sama sekali ga bisa nahan airmata selama baca novel itu, cerita yang bener bener menyentuh, apalagi poin of view(sudut pndang red) di novel itu bisa membuat kita ngerasa seperti sedang duduk berdua di depan Keke(nama panggilan Gitta) dan seolah kita sedang jadi lawan bicaranya.
Setelah pagi,saya kembali membaca novel itu sampai selesai, masih seperti sebelumnya, air mata yang mengalir deraaaasss,dan itupun saya bacanya di gudang,tujuannya biar sepi & mudah masuk ke alur cerita, dan yang paling penting kalo nangis ga ada yang tau. That was briliat idea. Isn't it right? ;)
Oke,no longer need to talkin' shit anymore. Berikut ini adalah review kisah,film,dan novelnya, semoga terinspirasi, dan semoga setelah membaca kisah ini kalian semua dapat lebih mensyukuri hidup dan tahu apa sesungguhnya arti hakiki hidup ini..
Review Film Surat Kecil Untuk Tuhan
Sebuah film drama remaja hasil karya Skylar Picture yang disutradarai oleh Harris Nizam. Diangkat dari kisah nyata yang telah menjadi novel karya Agnes Davonar dengan judul yang sama. Menceritakan tentang sebuah perjalanan hidup seorang gadis yang bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau biasa dipanggil Keke yang mengidap penyakit kanker ganas berjenis kanker jaringan lunak (Rhabdomyosarcoma).
Gadis cantik yang berusia 13 tahun ini adalah penderita pertama di Indonesia yang terkena kanker ganas ini. Kanker ini menyerang wajah sebelah kirinya hingga membuat seluruh wajah kirinya membengkak besar hingga menutupi matanya.
Berawal dari keseharian Keke (Dinda Hauw) yang ceria seperti gadis biasanya dengan memiliki enam orang sahabat yang selalu setia menemaninya dalam suka maupun duka bahkan merasakan cinta kepada seorang kekasihnya yang sangat menyanyanginya bernama Andy (Esa Sigit).
Hari-hari yang dilaluinya adalah bersekolah di SLTP Al Kamar dengan banyak prestasi yang didapatnya dan mengikuti kegiatan menari bersama dengan sahabat-sahabatnya. Keke sangat terkenal disekolahnya bahkan para guru dan kepala sekolah menyanginya karena prestasinya yang mengagumkan.
Namun, kebahagiaan itu hilang pada saat kedua orang tuanya bercerai dan penyakit ganas itu datang menerpanya. Awalnya hanya berupa sakit pada kepalanya hingga membuat darah keluar pada hidungnya atau mimisan yang sering terjadi. Ayahnya Pak Jodi (Alex Komang) bersama kakak keduanya Kiki (Dwi Andika) membawa Keke ke dokter untuk diperiksa. Karena ayahnya khawatir dan tidak ingin Keke mengetahui penyakit yang diidapnya, ayahnya hanya mengatakan bahwa keke hanya sakit mata biasa.
Bersama dengan Pak Iyus asisten ayahnya yang telah dekat dengan Keke, membawa Keke berobat melalui pengobatan alternatif. Tidak hanya satu pengobatan saja, namun berbagai tempat dikunjungi demi kesembuhan Keke. Ayahnya yang sangat sayang terhadap keke, tidak ingin keke dioperasi karena jika Keke dioperasi semua jaringan otot diwajah kirinya akan diangkat, tentu keke akan kehilangan setengah dari wajahnya.
Sakit Keke tidak kunjung sembuh hingga ia mengetahui bahwa penyakit yang diidapnya adalah kanker yang membuat wajahnya membengkak besar dan membuat ia sulit berjalan. Keke sangat tepukul dan sedih namun tetap semangat dan bertahan melawan penyakit yang menghinggapinya. Hingga ditemukan cara kedua untuk mengobatinya tanpa harus dioperasi yaitu dengan menjalani kemoterapi.
Efek samping dari kemoterapi yang membuat rambut Keke perlahan rontok, kulitnya mongering dan sering mual-mual, tidak membuat Keke menyerah. Ketegaran hatinya untuk tetap menjadi terbaik seperti bintang favoritnya, Sirius yang tetap bersinar terang walau langit tertutup awan.
Review Novel Surat Kecil Untuk Tuhan
Judul Buku :
Surat Kecil Untuk Tuhan
Penulis :
Agnes Davonar
Penerbit : Inandra
Jumlah Halaman : 168 Halaman
Harga : Rp. 38.800
ISBN : 9789791834612
Buku pertama Agnes Davonar yang saya baca,
My Blackberry Girlfriend membuat saya kurang minat untuk lanjut beli buku yang lain dari Agnes Davonar. Tapi, setelah baca sinopsis buku ini di bagian belakang buku, saya lanjut membawa buku ini ke kasir.
Buku ini memang dari kisah nyata perjuangan seorang anak perempuan berusia 15 tahun yang mendapati ia terkena kanker jaringan lunak yang sudah mencapai stadium 3. Malah jenis kanker ini langka sekali dan baru pertama kali di Indonesia.
Saya coba googling tentang kanker ini, tapi tidak terlalu banyak mendapat penjelasan detil. Digambarkan Keke mengalami mimisan yang cukup banyak, hidungnya dirasakan tidak mampu bernapas dan matanya memerah, berair dan lama kelamaan terdapat benjolan yang semakin hari semakin besar di bawah kelopak mata bagian kiri.
Membayangkannya saja saya sudah bergidik, apalagi melihat langsung ya. Di bagian awal buku ini saja saya sudah ingin menangis rasanya, apalagi dibagian akhir buku ini.
Keke bertutur dengan lancar di buku ini, seperti kita membaca jurnal online atau posting blog dari Keke sendiri. Sangat khas remaja, menceritakan persahabatan juga cintanya pada orangtua terutama Ayahnya.
Saya melihat perjuangan besar Keke dalam menghadapi penyakitnya, ketegaran dan juga kegigihan.
Saya juga melihat perjuangan dan sifat pantang menyerah Ayah Keke. Dia merupakan ayah yang hebat.
Kita bisa belajar banyak hal dari kisah Keke. *ikut mendoakan Keke, semoga diterima
Tuhan...
Andai aku bisa kembali...
Aku tidak ingin ada lagi..
Hal yang sama Terjadi padakuTerjadi pada siapapun...
Tuhan...
Berikanlah aku kekuatan..Untuk menjadi dewasa..
Agar aku bisa memberikan arti hidupku..Kepada siapapun yang mengenalku..
Tuhan....
Surat kecilku ini ..Adalah surat terakhir dalam hidupku..
Andai aku bisa kembali..
Ke dunia yang kau berikan padaku..
Itulah untaian kata yang tertera dalam surat kecilnya kepada Tuhan. Agnes Davonar, yang lebih dikenal sebagai cerpenis online mendapat kesempatan untuk menuangkan kisah nyata gadis kecil ini dalam sebentuk karya sastra.
Dialah Gitta Sassa Wanda Cantika, kita mengenalnya sebagai mantan artis cilik era 1998. gadis kecil inilah tokoh utama dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan yang divonis menderita kanker ganas dan diprediksi hidupnya hanya tinggal 5 hari lagi.
Di usianya yang baru menginjak 13 tahun, sebuah kanker ganas yang langka mnyerangnya dan nyaris membuat wajahnya menjadi tampak seperti monster.
Dokter yang memeriksanya memvonis gitta ..... dia akan mati dalam waktu 5 hari bila tidak melakukan operasi.
Orang tuanya berat mengambil keputusan, bagaimanapun juga sebagai orang tuanya, mereka tidak tega melihat separuh wajah putrinya harus hilang karena operasi.
Kasus kanker ganas yang diidap oleh Gitta menjadi kasus pertama yang terjadi di Indonesia dan menjadi sebuah perdebatan di kalangan kedokteran karena kanker tersebut biasa hanya terjadi pada orang tua.
Namun, Tuhan memang maha adil. Dengan segala upaya akhirnya orang tua nya, Gitta mendapatkan kesempatan untuk sembuh setelah bertahan selama 6 bulan melalui kemotrapi untuk membunuh sel - sel kanker yang menggerogoti tubuhnya.
Sekali Kemotrapi, mampu merontokka semua rambut yang ada di tubuhnya, dan tubuh kecil Gitta harus menjalaninya hingga .. 25 kali untuk bisa sembuh.
Namun..., ketegaran Gitta dan semangatnya untuk terus bertahan hidup mampu membuatnya mengirup udara 6 bulan lebih lama. Dunia kedokteran pun dibuat tercengang atas keberhasilan tim dokter Indonesia memperlambat pertumbuhan sel kanker Ditta. Karena dalam beberapa kasus yang terjadi, kanker langka ini mampu merenggut nyawa hanya dalam hitungan hari.
Ketika semua orang bersuka cita pada kesembuhan gitta, namun rupanya kesempatan sembuh itu hanya sebuah kesempatan.
Setelah 6 bulan.., kanker itu datang kembali dengan menjadi lebih ganas. Gitta pun pasrah melewatkan hidupnya dengan kanker yang semakin mengganas wajahnya hingga menyentuh paru parunya.
Hebatnya, dengan wajah yang hampir menghilang dan menyerupai monster, ia nekad ingin sekolah menyelesaikan pendidikannya. Hinaan bahkan cacian dari orang orang yang melihatnya tidak ia pedulikan. Dan, yang paling menyedihkan adalah ketika ujian kenaikan kelas disaat tangannya tak mampu lagi bergerak hingga hidungnya mimisan mengeluarkan darah, dirinya masih ingin terus ujian dan lulus naik kelas.
Tekadnya sekuat baja sampai - sampai ibu Megawati memberikan penghargaaan khusus padanya sebagai siswa teladan.
Tapi.... kematian adalah sebuah kepastian. Tuhan mempunyai rencana lain dalam diri Keke. Membebaskannya dari rasa sakit yang dideritanya.
Dan akhirnya, setelah 3 tahun lamanya ia berperang melawan ganasnya kanker, Tuhan datang menjemputnya.
Biografi Ditta ditulis ulang oleh Agnes Danovar dan diterbitkan oleh Gramedia. Kisah yang menyentuh ini merupakan sebuah inspirasi kehidupan. Bagaimana seorang gadis kecil mampu berjuang dengan begitu hebatnya, hingga di detik - detik kematiannya... ia dapat merampungkan Sebuat surat yang ditujukan kepada Tuhan dan kepada kita semua....
Sumber:
http://id.shvoong.com/books/novel-novella/1845300-surat-kecil-untuk-tuhan/#ixzz1Rc82DGnS
Dan di bawah ini adalah tulisan asli dari Fachda(salah stu sahabat dekat keke) untuk mengenang kepergian sahabat yang sangat dicintainya itu.
From Fachda
Surat untuk sahabatku

Keke atau gitta sesa wanda cantika adalah sahabatku,yaitu seorang gadis remaja berusia 13 tahun ketika di vonis memiliki penyakit kanker mematikan yang dapat membunuhnya dalam waktu 5 hari. Kanker itu menggerogoti bagian wajahnya sehingga terlihat buruk. Walau dalam keadaan sulit, dia tetap berjuang untuk tetap hidup dan tetap sekolah seperti seorang gadis normal.Secara ajaib, Keke mampu bertahan dari penyakit itu selama 3 tahun melawan vonis kedokteran. Dia, yang sadar hidupnya tak lama lagi terus berjuang untuk terakhir kalinya dalam hidup untuk ikut dalam ujian sekolah, impiannya hanya satu, ingin lulus dari bangku Sltp dan merasakan duduk di bangku Sma. Tuhan menjawab impiannya, dia mampu lulus dengan nilai terbaik di sekolahnya dan akhirnya duduk di Bangku Sma walau hanya sehari saja sebelum akhirnya ia menyerah terhadap kankernya. Atas prestasinya dan dedikasi perjuangannya ia meraih siswa teladan Indonesia pada tahun yang sama.Kisahnya menjadi inspirasi bagi saya dan jutaan pembaca lainnya yang tersentuh, dan mungkin bagi beberapa penderita kanker yang masih berjuang untuk sembuh.
Untuk mengenang sahabatku, Keke.
” Sahabatku, aku adalah bagian dari sejarahmu, bagian dalam hidupmu yang terlahir untuk bersamamu, Jangan pernah biarkan kenangan kita terhapus hingga kita terlahir kembali kelak dan tetap menjadi sahabat yang abadi “
Aku masih ingat, ketika kita duduk di bangku Smp. Kamu adalah sahabat yang pertama kali membuatku tersenyum. Aku tau saat itu, aku hanyalah seorang yang mempunyai tubuh yang besar dan selalu menjadi paling besar diantara kelompok kita. Kau tau, saat yang paling aku ingat tentang kita adalah saat aku tak sanggup lagi untuk menahan rasa laparku. Lalu kamu menawarkan aku semangkok bakso yang kau sendiri belum menghabiskan,padahal aku sudah makan semangkok milikku. saat itu aku bersumpah dalam hidupku, kau adalah sahabat sejatiku hingga akhir hayatku.
Keke, sekarang aku sudah menjadi seorang gadis mahasiswa. Melanjutkan satu dari impian kita untuk selalu bersama untuk selamanya. Aku selalu ingat impianmu untuk menjadi seorang dokter dan berharap kelak bila aku sakit, kamu yang akan menyuntikan obat agar aku cepat sembuh. sayang aku tidak mampu menjadi seorang dokter, tapi aku tetap berjuang dengan mata kuliah yang kuambil.Keke, kau tau. Saat ini aku telah berhasil membuat bagian tubuhku semakin kurus agar permintaan padamu agar aku menjadi lebih kurus dan menarik, itu telah aku lakukan
Sekarang andai kita masih bersama, mungkin kita sudah menjadi gadis dewasa yang selalu bersama-sama pergi ke mal, ataupun untuk mengejar idola kita dimanapun. Sayangnya, kamu harus pergi lebih dulu dari kelompok kita. Semua sahabat-sahabat yang mencintaimu walau terpisah jauh saat ini, akan selalu ingat hari kelahiranmu. Hari dimana aku begitu bahagia karena Tuhan menciptakanmu disampingku sebagai sahabat.
Keke, kamu adalah inspirasi dalam hidupku. mengajarkan aku untuk tetap bertahan dalam hidup ini sebagai manusia yang kelak akan pergi seperti engkau meninggalkanku. Aku tau, kamu begitu menderita dengan penyakit yang kau simpan selama 3 tahun lamanya. Aku tau kau begitu tegar hanya untuk membuat kami terus tersenyum walau dalam hatimu ingin sekali menangis dan mencurahkan semua isi hatimu padaku. walau pada akhirnya kamu menyerah, kamu menyerah bukan karena kanker itu, kamu menyerah terhadap keadaan, aku percaya kamu menyerah untuk kebahagiaannmu.
Keke sahabatku, 4 tahun sudah kau pergi meninggalkan aku, sahabat-sahabatmu, ayah dan keluargamu. Aku hanya ingin berbagi tulisan ini untuk mengenangmu sebagai sahabat yang begitu mencintaimu. Andai saja aku bisa berbagi rasa sakit yang kau alami dulu, mungkin kamu tak akan perlu pergi dari kami. Aku dan yang lain begitu kehilangan dengan sosokmu yang cantik, pemimpin diantara kami dan malaikat yang hidup diantara kami. Andi, kekasih yang kau cintai dengan tulus. Kini dia sudah mencoba untuk hidup dengan harapanmu untuk melupakannya dan mencari cinta yang lain.
Dia masih datang ke makammu setiap merayakan hari ulang tahunmu, bahkan disaat ini bersama-sama ia bercerita bagaimana ia ingat ketika ia menyatakan cintamu dan harus bangun di pagi hari agar dia dapat bertemu denganmu di bangku sekolah. Kenangan itu adalah kenangan cinta yang terindah dalam hidupnya.
Keke sahabatku, kini kisahmu telah menjadi bagian dari seluruh orang-orang yang mencintaimu. Kisahmu telah menjadi inspirasi bagi jutaan pembaca yang membaca puisimu kepada Tuhan yang maha esa. Keke, andai saja kamu dapat hidup lebih lama lagi, dunia kedokteran lebih maju disaat ini, mungkin kita masih bisa bersama-sama dan tumbuh sesuai mimpi kita, menjadi ibu yang baik bagi anak-anak kita kelak dan menjadi nenek-nenek yang selalu bersama hingga akhir hayat sebagai sahabat.
Keke, maafkan aku telah menulis kisah ini. Ini adalah air mata dalam hidupku untuk kesekian kalinya.
Aku hanya ingin kau tau, disini aku masih merindukanmu, disini aku masih mengharapkanmu hadir walau itu tak mungkin. Aku hanya berharap seperti harapanmu kepada Tuhan
Tidak ada lagi air mata yang terjadi di dunia ini dengan keadaan yang sama denganmu, tidak ada lagi orang-orang yang merasakan hal yang sama terjadi padamu, terulang lagi.
Hidupku akan terus bertahan hingga nanti aku terlahir kembali dan berharap Tuhan mempertemukan kita sebagai sahabat yang tak pernah terpisah kembali.
Keke, aku mencintaimu dari hati yang paling dalam.
Sahabatmu yang terkasih Fachda
( Fachda ramadhani adalah sahabat Keke, seorang gadis remaja Indonesia yang telah pergi setelah bertahan melawan kanker jaringan lunak selama 3 tahun lamanya. kisah Keke terangkum dalam buku berjudul surat kecil untuk tuhan novel dan the movie. Kini 4 tahun setelah keke meninggal, Fachda telah menjadi mahasiswi, keke lahir pada tanggal 19 juni 1991 dan meninggal pada tanggal 25 desember 2006, ia menuliskan sebuah puisi berjudul surat kecil untuk tuhan sebagai surat terakhirnya kepada Tuhan)
Kisah keke dapat di baca di novel berjudul surat kecil untuk tuhan karya Agnes Davonar dan filmnya akan ditayangkan serentak di bioskop seluruh indonesia pada tanggal 7 juli 2011.
Untuk yang mau Download sampel e-Novel Surat Kecil Untuk Tuhan (format .Doc Ms Word) silahkan download di sini jangan lupa siapkan banyak tisyu karena kalian akan menumpahkan banyak air mata selama membaca novel ini :D